MENJAGA TALI SILATURRAHMI, SENAT MAHASISWA MENGADAKAN ACARA KONSOLIDASI MAHASISWA

Selasa, 1 Oktober 2024, Senat Mahasiswa Universitas Al Qolam mengadakan kegiatan Konsolidasi Mahasiswa di Universitas Alqolam Malang. Acara ini berlangsung di Auditorium Kampus, yang semula dijadwalkan pukul 12.30 WIB, namun baru dimulai pada pukul 13.30 WIB. Kegiatan ini dihadiri oleh tiga delegasi mahasiswa perwakilan dari Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA), Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

Kegiatan ini diawali dengan sholawatan dan pembacaan maulid nabi oleh UKM As Surur sebagai bentuk penghormatan kepada nabi besa Muhammad SAW berhubung acara diadakan pada bulan maulid. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembukaan, lalu menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu Syubbanul Wathon yang mengobarkan semangat kebersamaan.

Setelah sesi pembukaan dan menyanikan lagu kebanggaan, sambutan disampaikan oleh Ketua Senat Mahasiswa Universitas Alqolam Malang, Muhammad Nurfaysal. Beliau mengucapkan terima kasih atas kehadiran peserta dan menekankan pentingnya acara ini bagi keberlangsungan organisasi kemahasiswaan di universitas. Ketua Senat Mahasiswa juga mengatakan bahwa tujuan diadakannya acara dengan tiga agenda ini, yaitu maulid nabi, sosialisasi Pedoman Organisasi, dan Penjaringan Aspirasi, adalah untuk menghormati kelahiran nabi Muhammad SAW, memberikan pemahaman yang komprehensif kepada seluruh OMIK tentang Pedoman Organisasi baru, dan mengumpulkan aspirasi mahasiswa sebagai bentuk realisasi program kerja komisi II Senat Mahasiswa.

Acara inti berupa Konsolidasi Pedoman Organisasi disosialisasikan langsung oleh Siti Aisyah S.Ag., M. A., selaku Wakil Rektor III Universitas Alqolam Malang. Fokus pembahasan dalam konsolidasi ini adalah memperjelas garis koordinasi organisasi yang ada di universitas, khususnya antara Senat Mahasiswa (SEMA) dan Dewan Mahasiswa (DEMA) fakultas. Ning Aisyah juga menjelaskan bahwa sebagian besar pedoman organisasi tetap sama seperti sebelumnya, meskipun ada beberapa perubahan kecil yang diharapkan dapat meningkatkan efektivitas organisasi. Poin lain yang dibahas adalah format proposal serta lembar pengesahan untuk HMPS, DEMA, dan UKM. Perlu dicatat bahwa mulai tahun ini, HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan) resmi berubah nama menjadi HMPS (Himpunan Mahasiswa Program Studi) berdasarkan Pedoman Organisasi yang baru.

Setelah penjelasan tersebut, dibuka sesi tanya jawab. Beberapa mahasiswa memanfaatkan kesempatan ini untuk mengajukan pertanyaan. Salah satu pertanyaan yang mencuat adalah mengenai pemisahan UKM dari SEMA dan DEMA, di mana Wakil Rektor III memberikan penjelasan lebih lanjut terkait format administrasi yang perlu diikuti.

Acara kemudian berlanjut ke sesi Penjaringan Aspirasi yang dipimpin oleh Komisi II Bidang Aspirasi dan Penjaringan, Siti Aisyah, bersama Ketua Senat Mahasiswa Nurfaysal dan Presiden Mahasiswa, Luki Adi Firmansyah. Pada sesi penjaringan aspirasi dalam kegiatan Konsolidasi Pedoman Organisasi Universitas Al Qolam Malang, sejumlah mahasiswa dari berbagai UKM dan HMPS menyampaikan berbagai aspirasi penting yang diharapkan dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak Senat Mahasiswa untuk disalurkan kepada pihak yang berkepentingan.

Aspirasi pertama datang dari Saudara Iklil, perwakilan dari Dewan Mahasasiswa dan juga UKM MAPALA, yang menekankan legalitas UKM MAPALA agar dapat beroperasi dengan lebih terstruktur dan diakui secara resmi. Selain itu, dia juga menyoroti perlunya penguatan regenerasi dalam struktur organisasi untuk menjaga kesinambungan kepengurusan. Iklil juga mengungkapkan adanya masalah akademik, yakni ketidaksesuaian antara pengajaran dosen dengan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), yang dirasa mengganggu proses belajar mahasiswa.

Dari UKM Futsal, Saudara Khofi menyampaikan kendala terkait fasilitas lapangan yang dinilai kurang memadai untuk kegiatan latihan rutin. Anggota UKM Futsal ini juga menyatakan bahwasannya mereka, ketika latihan, masih menumpang di lapangan milik sekolah SMA. Selain di lapangan sekolah lain, mereka harus latihan di lapangan futsal Golden atau Singajaya ketika lapangan SMA dipakai. Hal ini membuat mereka harus menarik iuran jika ingin berlatih karena tidak adanya dana yang disediakan kampus untuk itu.

Aspirasi berikutnya datang dari Saudari Davix, perwakilan dari HMPS Matematika. Ia mengajukan agar penetapan alur administrasi HMPS segera difinalisasi, karena hal tersebut menjadi kebutuhan mendesak bagi kelancaran operasional organisasi. Davix juga mengusulkan agar SEMA menyediakan tautan yang berisi produk hukum kampus sehingga seluruh OMIK dapat mengakses dan dijadikan panduan dalam menjalankan roda organisasi. Dan masih banyak lagi mahasiswa yang mengaspirasikan keluhan dan harapannya.

Semua aspirasi ini disampaikan dengan harapan dapat diperhatikan oleh pihak universitas, khususnya dalam hal perbaikan fasilitas, administrasi, dan transparansi prosedur.

Acara ini ditutup dengan doa, sebagai harapan agar seluruh mahasiswa dapat memahami dan mengimplementasikan pedoman organisasi baru demi tercapainya sinergi yang lebih baik antarorganisasi di Universitas Alqolam Malang, juga agar suara mereka sampai kepada pihak yang berkepentingan.

Penulis : Risma Cahya

Editor : Admin

Picture of admin

admin

Tinggalkan Komentar