“Tersandung Kemampuan Ekonomi Masyarakat, Indonesia Emas 2045 Hanya Mimpi?

Indonesia adalah negara kepulauan yang beragam budayanya mulai dari Sabang sampai Merauke, ribuan budaya dan ratusan suku bahasa membuktikan bawah negara indonesia adalah negara yang kaya akan keberagaman. Akan tetapi Indonesia menghadapi tantantgan besar yang dihadapi oleh Indonesia dalam mewujudkan visi besar menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia pada tahun 2045. Meskipun pemerintah telah menetapkan target ambisius inisebagai bagian dari perayaan 100 tahun kemerdekaan Indonesia, realitas yang dihadapi oleh masyarakat menunjukkan adanyahambatan yang signifikan. Salah satu hambatan utama adalah kesenjangan ekonomi yang merajalela di antara berbagai lapisan masyarakat.
Pada prinsipnya untuk menuju Indonesia emas 2045, ekonomi Indonesia harus lah sudah mencapai targetnya pertumbuhan ekonomi yaitu 7.0%, terlepas dari itu kemampuan ekonomi masyarakat yang pada umumnya merupakan menengah kebawah menjadikan ambiguitas yang layak kita rasakan dalam meraih Indonesia emas 2045, loh kenapa?. Karena sektor ekonomi adalah hal utama yang akan tersorot ketika berbicara negara tersebut dikatakan maju atau berkembang. Dalam simposium tersebut yang dihadiri oleh akedemisi dan juga praktisi ekonomi yang berpengalaman dalam bidangnya telah menunggu bahwa peran pemuda sekarang lah yang akan menentukan Indonesia emas tahun 2045. Pemuda sekarang lah yang nantinya akan menyongsong Indonesia emas 2045 ujar ibu dr. Dewi mashito beliau adalah akademisi sekaligus praktisi yang mempunyai beberapa perusahaan yang ternama. Lantas
Permasalahan yang perlu menjadi perhatian khusus dalam pertumbuhan ekonomi adalah kemampuan masyarakat dalam mengelola perekonomian. Tidak sedikit dari masyarakat yang awam dalam mengembangkan ekonomi, hal ini menjadi penting untuk mendongkrak ekonomi supaya impian Indonesia emas tahun 2045 bisa tercapai bukan hanya mimpi. Dalam simposium tersebut pemateri menyatakan bahwa untuk menunjang ekonomi dalam skala besar perlu adanya usaha dan wawasan dalam mengola dan mendiskusikan hasil produksi nya. Beliau juga bercerita ketika kita memiliki usaha pasti ada kalanya up dan juga grown akan tetapi itulah resiko nagi seorang pengiat usaha dan juga untuk generasi sekarang adalah generasi yang akan menggantikan pemimpin masa kini.

Dalam simposium tersebut juga didatangi oleh DPP KNPI Indonesia dari Jakarta. Beliau dalam simposium menyampaikan dan menekankan untuk generasi muda untuk bangkit dari zona nyaman, sudah waktunya untuk generasi muda menjemputnya bola dalam artian kita menjemput peluang-peluang yang bisa kita manfaatkan, beliau juga menyampaikan sangat senang sekali serta diberikan hadiah kepada mahasiswa yang kuliahnya sudah bisa bayar sendiri juga sudah berwirausaha. Nah beliau tidak banyak menyampaikan materi hanya saja beliau lebih mengapresiasi kepada mahasiswa yang hadir pada waktu itu dengan memberikan hadiah dan juga motivasi-motivasi yang bisa membuat orang yang hadir pada waktu itu terbugah dalam zona nyamannya. Dapat disimpulkan untuk Indonesia emas bisa saja akan terjadi nanti 2045 bila mana masyarakat pandai dalam mengelola usahanya dan mendistribusikan produknya sehingga bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi sampai nilai 7,0% serta pemuda masa kini ada pemimpin masa depan harus keluar dari zona nyaman.


