
Malang – Universitas Al-Qolam kembali menorehkan kisah inspiratif melalui salah satu mahasiswi terbaiknya, Rahayu Surya Ningsih, atau yang akrab disapa Rahayu SJ. Mahasiswi cerdas dan berdedikasi dari Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) angkatan 2020 ini tak hanya berhasil menyelesaikan studinya dengan gemilang, namun juga didaulat menjadi Wisudawan Terbaik bidang non-akademik pada wisuda periode genap tahun 2024.
Acara wisuda yang digelar di halaman kampus pada tanggal 12 Oktober 2024 tersebut menjadi momen puncak apresiasi bagi dedikasi dan prestasi Rahayu selama menempuh pendidikan.
Dalam acara wisuda yang dihadiri oleh seluruh civitas akademika, keluarga wisudawan, serta tokoh-tokoh penting lainnya, Rahayu dipercaya untuk menyampaikan kesan dan pesan mewakili seluruh wisudawan sarjana dan pascasarjana.
Dalam pidatonya yang penuh makna, Rahayu dengan rendah hati mengungkapkan bahwa kesuksesannya adalah hasil dari kerja keras yang tak kenal lelah, serta berkat doa tulus dari para dosen dan keberkahan dari para kyai dan bu nyai, para pendiri tercinta Universitas Al-Qolam.
“Menjadi lulusan Universitas Al-Qolam lebih dari sekadar meraih gelar sarjana, namun juga mengemban identitas sebagai seorang sarjana santri,” tuturnya dengan penuh haru. “Semoga, kita semua dapat mewujudkan harapan Prof. Imam untuk menjadi mukmin yang intelektual, berbekal ilmu dan iman.”
Pernyataan Rahayu ini semakin menguatkan ciri khas Universitas Al-Qolam sebagai lembaga pendidikan tinggi berbasis pesantren. Di sini, para mahasiswa tidak hanya dibekali dengan ilmu pengetahuan modern, tetapi juga pemahaman agama yang mendalam, membentuk karakter yangSaleh dan intelek.

Di akhir pidatonya, Rahayu menutup dengan kutipan yang menyentuh dan membakar semangat, “Jangan pernah merasa kecil hati melihat mereka yang telah bersinar lebih dulu. Kita tidak pernah tahu kapan giliran kita menjadi bintang. Namun percayalah, langit Al-Qolam ini masih sangat luas untuk menampung bintang-bintang yang akan terus bersinar.”
Perjalanan studi Rahayu SJ di Universitas Al-Qolam adalah cerminan nyata dari dedikasi dan semangat untuk terus mengembangkan diri, baik di ranah akademik maupun non-akademik. Gelar “Sarjana Santri” yang kini melekat padanya bukan sekadar sebuah titel, melainkan simbol tanggung jawab moral dan spiritual yang akan terus ia bawa sebagai alumni Al-Qolam. Penganugerahan gelar Wisudawan Terbaik bidang non-akademik semakin menegaskan kontribusi luar biasa Rahayu di berbagai kegiatan dan kompetisi di luar kurikulum formal.
Selama masa perkuliahannya, Rahayu telah mengukir berbagai prestasi yang mengharumkan nama kampus di berbagai ajang bergengsi, baik di tingkat nasional maupun internasional, di antaranya:
- Juara 1 Presentasi SDG’s Global Youth Innovation Summit, Malaysia (2024)
- Juara 3 Video Project Global Youth Innovation Summit, Malaysia (2024)
- Delegasi Aktif dan Kreatif di GYIS, Singapura – Malaysia (2024)
- Juara 5 Menulis Esai Nasional, UNUJA (2023)
- Delegasi Nasional ADUJAKNAS, BKKBN (2023)
- Fasilitator Edukasi Gizi Kabupaten Malang (2023)
- Juara 3 Menulis Biografi Ulama Kabupaten Malang, UQM (2022)
- Delegasi Diklat Kepemimpinan Mahasiswa Nasional, KEMENAG (2022)
- Semifinalis Duta GenRe Jawa Timur, BKKBN Jatim (2022)
- Juara 5 Menulis Puisi, Duta Damai Jawa Timur (2021)
- Juara 2 Duta GenRe Kabupaten Malang, DPPKB (2021)

Kisah sukses Rahayu Surya Ningsih, sang “Sarjana Santri” terbaik Universitas Al-Qolam bidang non-akademik, diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi seluruh generasi muda, khususnya para mahasiswa Al-Qolam, untuk terus berkarya, berprestasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara, berlandaskan ilmu dan nilai-nilai keislaman yang luhur.
Penulis : Anisaul Khomsah
Editor : Admin


